Selamat Datang Di DUMAY (Dunia Maya). Powered by Blogger.

Thursday, January 26, 2012

Penjajahan dan Perusakan Generasi Muda Melalui Rokok Hindarkan Diri Dari Bahaya Asap Rokok

Thursday, January 26, 2012

Untuk memasang iklan rokok di negara-negara maju saat ini boleh dibilang sudah susah, karena memang berbagai peraturan yang ada sangat ketat  mengatur tentang bahaya rokok terhadap kesehatan. Kalau kita lihat saat ini yang menjadi tujuan rokok adalah negara-negara berkembang. Sehingga produsen rokok dari negara maju akan menanamkan taringnya untuk bisa memasukkan rokok produksi mereka ke negara berkembang. Selain itu dengan cara membeli merk dagang rokok di negara tersebut diharapkan akan dapat masuk ke negara tersebut. Produsen rokok terbesar di Amerika Serikat, Phillips Morris dengan produk ternamanya Marlboro mengembangkan sayapnya termasuk ke Indonesia, dengan cara membeli Brand Sampoerna. Yang dikemudian hari menjadikan bisnis tembakau di negara berkembang sangat menjanjikan, setelah mereka cukup kesulitan untuk memasarkan produknya di negara-negara maju.

Bahkan masyarakat negri ini tidak menyadari kalau sebenarnya mereka sedang dimusnahkan secara perlahan-lahan dengan menggunakan produk dari tembakau ini. Seharusnya mereka menyadari ketika mereka membeli rokok selain tanpa manfaat yang jelas, berbahaya terhadap kesehatan, mereka juga hanya memberikan uangnya untuk para konglomerat pemilik merk rokok tersebut.

Selain membahayakan diri sendiri, para perokok ini juga sangat tidak menghormati orang lain yang juga punya hak untuk menghirup udara segar tanpa dikotori asap rokok mereka. Untuk negara-negara maju bahkan kita sangat sulit untuk dapat melihat orang merokok di tempat-tempat umum. Lain halnya di Indonesia kita akan menjupai banyak sekali orang yang merokok di tempat umum atau bahkan anak yang masih di bawah umur yang merokok. Mereka merokok dengan berbagai alasan, misalkan pertemanan, mencari inspirasi, gaya-gaya dan masih banyak lagi alasan lainnya.

Fakta mengenai Industri dan bisnis Rokok di Indonesia, Penetrasi Rokok dalam masyarakat Indonesia..

Dalam Konferensi Dunia untuk Tembakau 2010 Koresponden Christof Putzel pergi menyelinap dan melakukan pembicaraan dengan karyawan perusahaan tembakau. Ia juga melakukan wawancara dan investigasi langsung mengenai bocah perokok terkecil di Dunia serta memaparkan mengenai fakta-fakta cengkraman bisnis tembakau global dan Indonesia.

Disharing oleh Yayasan Jantung Indonesia melalui Komisi Nasional  Pengendalian Tembakau serta Current TV Untuk Kepentingan Edukasi mengenai bahaya Rokok.

Berikut Videonya.




Sebenarnya kita dapat belajar dari negara maju untuk dapat mengurangi efek negatif yang ditimbulkan oleh rokok.

Pemerintah Jepang Mengharamkan Merokok

Informasi tentang cara Pemerintah Jepang dalam “mengharamkan” rokok di negaranya. Tidak perlu pake MUJ (Majelis Ulama Jepang). Ini hebatnya Jepang di televisi, tidak ada satupun iklan rokok yang ada, malah iklan untuk berhenti merokok. Persyaratan minimun untuk merokok adalah 17 tahun pria dan wanita sama saja.

Ini menunjukkan bentuk kepedulian Jepang akan kesehatan dan kenyamanan warganya.
  • Tahun 2004, Pemerintah Jepang menaikan harga rokok. Dengan dinaikannya harga rokok, tidak menyebabkan harga - harga kebutuhan sembilan bahan pokok dan BBM ikut naik.
  • Tahun 2007 akhir, Pemerintah Jepang memasang larangan merokok di semua kendaraan umum (taksi, kereta BUS, Sinkansen) Larangan ini berlaku unutk pengemudi maupun penumpang
  • Tahun 2008, Pemerintah Jepang mengeluarkan kartu “Taspo”, yaitu semacam SIM (Surat Ijin Merokok), dengan tujuan anak di bawah umur 20 tahun tidak boleh merokok. Masing-masing perokok wajib terdaftar sebagai perokok dan wajib memiliki kartutersebut. Kartu Taspo ini sangat sakti. Mesin penjual rokok atau toko tidak akan menjual rokoknya kepada yang tidak memiliki kartu ini. walau tersedia mesin penjual rokok otomatis, tetap saja mesin itu tidak akan mengeluarkan rokok sebelum kita memasukkan taspo. Tanpa taspo, berapapun uang yang dibayar, tetap anda tidak bisa mendapatkan rokok. 

    • Kartu ini juga akan mendeteksi presentase pengguaan rokok per bulan dalam hitungan grafik, yang berhubungan dengan kesehatan dunia dan sebagainya. 
    • Rokok di Jepang dibuatkan semacam klasifikasi dari 10 s/d 1. Tujuannya adalah memberikan penyuluhan kepada perokok untuk berhenti secara alami. Klasifikasi tingkat 10 adalah yang paling berat, baik itu kadar tar, nikotin, dll. Setelah itu kita biasakan dengan rokok klasifikasi 9, 8, 7, dst., akhirnya klasifikasi tingkat-1, yaitu rokok yang paling ringan. Kalau sudah terbiasa menghisap rokok klasifikasi-1, tidak merokok sama sekali pun kita bisa.
    • Tempat-tempat merokok disediakan bagi perokok hampir di pusat-pusat kota
    • Merokok sambil berjalan bisa didenda 5000 yen/ 400 ribu di tempat!
    • Awal 2009, dikabarkan harga rokok akan naik berlipat-lipat, dari 300 yen menjadi 900 yen. Dijamin, gaji akan habis kalau masih nekad beli rokok tiap hari.
    • Area merokok juga mulai dibatasi dengan jelas, disemua fasilitas umum (Kantor, Sekolah, Angkutan BUS, Kereta) tidak ada satupun yang boleh merokok. Demikian juga di universitas juga dilarangan merokok bahkan sangat keras, jika ketahuan merokok di dalam ruang, maka langsung kena penalti.

    Semoga kita dapat mengilangkan asap rokok bermula dari rumah kita sendiri.


    1comments:

    Eko PN said...

    Berhentilah merokok sebelum anda dihentikan oleh rokok

    Post a Comment

    Share

    Facebook Twitter Delicious Digg Stumbleupon Favorites More

     

    Pengikut

    Peta Pengunjung